Terasa rapuh dinding tebing
Ketika kaki menapak kering
Lamunan senja melukis cakrawala
Di saat hati dipenuhi seribu tanya
Ketika jiwa letih mengembara
Tak henti dia mengeja sebuah nama
Karena dia begitu agung
bagaikan ribuan lebah yang mendengung
Apakah ruh telah pergi dari tubuhnya?
Akankah dia menemani sang bintang?
Indahkah clorophyll di legam matanya?
Dia hanya tersenyum melihat hijaunya